Hindari Krim Pemutih Wajah Terbaik Dengan Kandungan Ini

Krim pemutih wajah merupakan produk yang sedang laris dipasaran. Bisa dibilang ini semacam tren yang membuat banyak orang, terutama para wanita, berbondong-bondong untuk membelinya. Apabila kamu sedang menginginkan produk yang sama, maka sebaiknya kamu baca artikel ini hingga tuntas. Pada tulisan ini kami kutip dari RekomendasiTerbaik.ID mengenai kandungan-kandungan berbahaya yang harus dihindari dalam sebuah produk krim pemutih wajah.

Umumnya produk pemutih wajah dalam bentuk krim yang beredar di pasaran diklaim mampu memberikan hasil yang maksimal dalam waktu singkat. Tapi, apakah klaim tersebut benar? Beberapa produk memang ada yang menjanjikan hasil cepat tanpa efek samping, namun umumnya produk tersebut dijual dengan harga tinggi. Dan yang sebagian lagi, umumnya hanya klaim belaka alias janji kosong.

Bahkan, yang ada produk tersebut justru bisa membawa dampak buruk bagi kulit wajah kamu. Alasannya tak lain karena produk-produk tersebut mengandung zat-zat kimia yang berbahaya bagi kulit wajah. Perlu diingat kalau kulit wajah sangat rentan terhadap bahan kimia, maka dari itu kamu harus berhati-hati setiap kali ingin membeli produk kosmetik untuk wajah, seperti krim pemutih wajah ini.

Bahan-bahan Berbahaya Dalam Krim Pemutih Wajah

Demi meraih keuntungan lebih, sebagian produsen tak segan-segan untuk menerapkan zat kimia dalam produk buatannya. Hal ini akan menjadi malapetaka jika terus menerus dibiarkan. Salah satu solusi untuk menghindarinya adalah mengetahui terlebih dahulu kandungan seperti apa yang berbahaya yang umumnya dijumpai dalam produk krim pemutih wajah. Umumnya, whitening cream  yang berbahaya menyimpan kandungan merkuri dan hidrokinon. Kandungan apa maksudnya itu?

Merkuri, Dapat Memunculkan Risiko Kanker

Pernahkah kamu mendengar zat merkuri? Rata-rata orang biasanya sudah pernah membaca atau mendengar nama zat berbahaya ini. Merkuri adalah salah satu zat berbahaya yang harus dihindari dari sebuah krim pemutih wajah dan kulit. Buat yang belum tahu, merkuri merupakan cairan logam perak yang lebih akrab disebut dengan air raksa.

Biasanya produk krim pemutih wajah yang disertai kandungan merkuri tinggi punya aroma logam yang kuat. Tapi produsen menutupi aroma logam yang keluar dengan menambahkan parfum sehingga terkesan wangi. Jenis produk semacam ini perlu dihindari karena zat merkuri akan bekerja dengan merangsang enzim trikinase yang menghambat tirosin. Alhasil, tubuh akan berhenti atau berkurang produktivitasnya dalam memproduksi melanin.

Krim pemutih wajah yang mengandung merkuri akan menjadikan kulit putih dan mulus. Tapi itu hanya berlaku sementara waktu, sebab lama-kelamaan merkuri yang mengendap di bawah permukaan kulit akan membuat pigmentasi kulit yang berefek permanen. Sehingga, efeknya baru akan terasa hingga beberap tahun kemudian. Kulit akan berubah jadi biru kehitaman dan rentan terhadap kanker. Bahkan, merkuri juga bisa menyebabkan kemandulan, kerusakan saraf, kerusakan ginjal, dan kemandulan.

Hidrokinon (Hydroquinone), Bisa Mmeuci Pemutihan Kulit yang Tidak Normal

Selain kandungan merkuri, zat berbahaya lain yang harus kamu waspadai dalam sebuah krim pemutih wajah adalah hidrokinon. Hidrokinon merupakan bahan kimia yang dimanfaat untuk menghilangkan hiperpigmentasi pada kulit. Dengan pemakaian kandungan ini, tentunya produk tersebut akan mampu memutihkan wajah dalam waktu lebih cepat karena produksi melanin terhambat. Hidrokinon juga bisa menghilangkan flek hitam, bekas jerawat, dan bekas luka pada area wajah.

Bahan kimia ini jika dipakai dalam dosis tinggi dan jangka waktu lama bisa menimbulkan berbagai risiko seperti kerusakan ginjal, kelainan fungsi hati, dan kanker darah. Biasanya efek ini akan terlihat setelah pemakaian selama 6 bulan lebih. Dampak yang tak kalah mengerikan adalah kulit menjadi sangat sensitif terhadap paparah sinar matahari serta warna kulit akan terlihat tidak normal.